Sanitasi Ruang Pengolahan Makanan

Pada tahap manapun bahan makanan berada,selalu ditemukan tempat bahan makanan tersebut diletakkan. baik pada waktu masih disumber,pada waktu pengangkutan , pada waktu pengolahan. Karena itu untuk menjaga agar makanan tidak tercemar perlu juga diperhatikan sanitasi tempat pengolahan makanan.Tempat pengolahan makanan ini meliputi:Dapur.

Persyaratan dapur yang baik adalah:
  • Ruangan dan lingkungan dapur bersih,tidak dekat dengan pembuangan sampah,tidak dekat tumpukan barang bekas,tidak banyak lalat,semut(serangga),tikus,hewan peliharaan.
  • Ada pembuangan air kotor,yaitu limbah rumah tangga dengan kasa penutup jalan tikus,penyaring lemak dan dibersihkan secara teratur.pembuangan air lancar dan tidak ada air tergenang.
  • Kontruksi bangunan memenuhi syarat sanitasi.
  • Lantai rata,halus,kedap air,tahan asam,kuat,tidak licin ,tidak berlubang,mudah dibersihkan,pada pertemuan lantai tidak terdapat sudut mati.
  • Dinding
-           Permukaan dinding sebelah dalam halus,kering tidak menyerap air.mudah   dibersihkan dan tidak berlubang.
-           Bila permukaan dinding kena percikan air maka 2 meter dari lamtai dilapisi bahan kedap air yang permukaannya halus, tidak menahan debu dan warnanya terang.
·             Langit-Langit
-               Langit-langit harus menutup atap bangunan
-               Tinggi langit-langit tidak kurang2,4 meter diatas lantai.
·             Pintu dan jendela
-               Pintu bangunan harus membuka kearah luar
-               Jendela,pintu,dan fentilasi tempat makan diolah,dilengkapi kasa yang dapat dibuka dan dipasang.
-               Semua pintu ruang pengolahan makanan dibuat menutup sendiri/dilengkapi peralatan anti lalat(kasa,tirai,pintu rangkap).
·             Pencahayaan
-               Intensitas pencahayaan harus cukup untuk pemeriksaan dan pembersihan serta melakukan pekerjaan secara efektif.
-               Disetiap pengolahan makanan dan tempat mencuci tangan
-               Semua pencahayaan tidak menimbulkan cahaya/silau pendistribusian
·             Ventilasi
-               Bangunan atau ruangan pengolahan makanan dilengkapi dengan ventilasi yang dapat menjaga keadaan nyaman.
-               Ventilasi harus cukup
-               Mencegah udara dalam ruamgan terlalu panas
-               Mencegah terjadinya kondensasi uap air atau lemak pada lantai dinding atau lemak pada lantai dinding atau langit-langit.
-               Membuang bau , asap dan pencemaran lain dari ruangan.
·             Ruangan pengolahan makanan
-               Luas untuk tempat pengolahan makanan harus cukup untuk bekerja dengan mudah dan efisien agar menghindari kontaminasi makanan dan memudahkan pembersihan .
-               Luas lantai dapur yang bebas dari peralatan sedikitnya 2 meter persegi untuk tiap pekerja
-               Ruang pengolahan makanan tidak berhubungan langsung dengan jamban dan kamar mandi.
-               Untuk kegiatan pemasakan dilengkapi meja kerja,tempat penyimpanan bahan makanan sementara.
·             Fasilitas pencucian peralatan
-               pencucian peralatan menggunakan bahan pembersih/detergent.
-               Peralatan yang telah dicuci disimpan kembali dari tempat yang terlindung dari kemungkinan tercemarnya kembali.
·             Tempat cuci tangan
-               Tersedia tempat cuci tangan yang terpisah dengan tempat mencuci peralatan dengan kran,saluran pembuangan tertutuo,bak penampungan,sabun,dan pengering.
-               Tempat cuci tangan diletakkan sedekat mungjin dengan tempat lerja.
·             Air bersih
-               Air bersih harus tersedia untuk seluruh kegiatan penyelenggaraan makanan.
Kualitas air bersih harus memenuhi syarat peraturan Menkes No.1/Berhukmas/1/1975.
·             Jamban dan peturasan
·             Kamar mandi
·             Tempat sampah
-               Tempat sampah seperti kantong pelastik/kertas,bak sampah tertutup haru tersedia dalam jumlah yang cukup dan diletakkan sedekat mungkin dengan sumber produksi sampah,namun segera dibuang ketempat pembuangan.(Entjang indan,Ilmu Kesehatan Prilaku,Bandung,2000)
 

Pengertian dan Contoh Copyright © 2011-2012 | Powered by Blogger